728x90 AdSpace

Latest News

Sabtu, 03 Juni 2017

WARGA PENGHUNI PERANG SUKU DANI VS DAMAL DI KAMPUNG YILE YALE TIMIKA MELAKUKAN IBADAH SYUKURAN BERSAMA HARI INI 03 JUNI 2017 UNTUK KEMBALI KE RUMAH MASING-MASING.



Saat bakar batu sebagai adat untuk membuka Pintu Gereja GIDI Yile Yale.
Yukudei News- Kerusuhan antara suku Damal Vs Dani yang pernah terjadi Sejak Tahun lalu 2016 di kwamki lama kampung yile-yale pernah mengobarkan Puluhan nyawa manusia dan ratusan rumah-rumah mobil, motor, serta Ijazah SK dan barang lain yang berada di dalam rumah. kemudian warga di sekitar complex yile-yale meninggalkan kediaman dan rumah serta barang milik mereka dan mencari keselematan tanpa memikirkan barang-barang mereka sehingga,sebagian jumlah besar penghuni keluar di kos kos dalam kota timika ada juga di keluarga mereka bahkan sampai menghuni di luar kota timika yaitu di sentani, Wamena. dan dikota lain-lain.
Namun setelah Komflik tersebut di kabarkan aman dan damai warga setempat kembali ke rumah masing-masing tetapi melihat rumah mereka di bakar habis oleh pihak lawan suku Damal tetapi warga di sekitar kampung yile yale tidak kaget dengan kondisi kediaman mereka tetapi mereka hanya naikan doa.
Selama Satu tahun Lamanya warga penghuni Diluar kediaman mereka dan melakukan ibadah bersama di sebuah gereja yang terletak di SP 3 lokasi. setelah warga menjalankan kondisi seperti ini, tepat pada hari ini tanggal 03 Juni 2017 warga di komplex tersebut yang penghuni di luar complex mereka menyepakati bersama agar mereka ingin kembali ke kediaman mereka sehingga, mereka melakukan ibadah bersama sekaligus ibadah pengucapan syukur di halaman gereja Gidi di kampung yile yale untuk kembali melakukan aktivitas seperti dulu.
Dalam acara Ibadah dan doa yang berlangsung siang tadi warga menghadirkan selaku pimpinan kepolisian resor Mimika AKPB Victor Makbon dan beberapa Polri Lainnya serta beberapa Hamba-hambah Tuhan dari beberapa denominasi Gereja.
Berikut Thema ibadah Yang di lakukan Oleh Warga Penghuni di kampung yile yale Thema : Pulihkanlah kami ya tuhan.
Ratapan 5 : 21. (Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali, baharuilah hari-hari kami seperti dahulu kala).

Dalam acara tersebut berawal dari ibadah dan Khotbahnya di pimpin oleh selaku Pdt. Dorman Wandikbo dan ia membacakan Beberapa Ayat alkitab yang terdapat dalam efesus dan 2 tawarik 7: 14. Berbunyi : (dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka).
 
Pdt.Dorman Wandikbo
Dalam Khotbanya yang disampaikan Oleh selaku Pdt. Dorman wandikbo mengatakan bahwa : Dalam injil menyampaikan dengan jelas bahwa : tidak bole membunuh, tidak bole mencuri barang milik orang lain, dan lain-Lain tetapi, Umat manusia yang berada di muka bumi saat ini hidupnya tidak sama dengan injil dan Injil menyampaikan juga Ampuni orang yang telah bersalah kepada kami namun tetapi, manusia tidak pernah lakukan hal itu tetapi saat ini hidup berada dalam tingkatan baku bayar.
selanjutnya konflik yang pernah terjadi pada tahun lalu, mengorbankan beberapa umat di bunuh dan ratusan barang milik warga di korbankan tetapi iman kita bertumbuh maka kita merendakan diri seperti Yesus maka kita akan mendapatkan hidup yang terbaik seperti yesus. Ketika kita percaya kepada Tuhan maka Tuhan akan memulikan dari segala hal maka mulai dari minggu besok kita akan melakukan ibadah seperti dulu dalam gereja kita masing-masing terlebih khusus 5 Lima gereja di complex yile yale untuk itu jangan takut jangan bimbang atau ragu tetapi,mari kita bertekun dalam doa maka Permohonan kita Tuhan Allah akan mendengar wa wa wa wa wa…

Lemius Kogoya (Ket.Tim Pengunsi)
Usai dari Khotbah masuk rangkaian acara berikut 
 yakni Sambutan-sambutan. 

Dalam kesempatan ini sambutan  pertama di sampaikan oleh  selaku Ket Tim pengunsi (Bpk.lemius Jikwa).menyampaikan bahwa : Kasus ini berawal dari 25 Juli 2016 - 03 Juny 2017 hampir satu tahun selama ini kami warga setempat mengunsi diluar complex dan kami yang mengungsi tergabung dari 5 gereja dan mulai hari ini keatas kami akan kembali melakukan ibadah seperti biasa. maka kami meminta kepada kapolres Mimika agar membuka polsek di yile yale jangan sampe Konflik ini terulang kembali seperti kemarin-kemari sebab kami telah mengorbankan Barang harta milik kami.

 Dalam Kesempatan kedua di sampaikan oleh pdt Gidi pusat namun karena beliau tidak sempat hadir dalam acara tersebut maka di wakili oleh : Petrus mabel selaku mewakili departemen HUKUM dan HAM. Beliau menyampaikan dalam pesan bahwa  kami warga di tempat merasa konflik ini masih belum tuntas dengan baik maka, kami memohon pantauan serius dari TNI POLRI sebagai keamanan Negara.

Petrus Mabel (Departemen Hukum Dan Ham).
Kami dari Tim pernah menyampaikan kasus ini kepada pertemuan gabungan gereja se tanah papua di jayapura namun, Sampai saat ini masih belum konfirmasi dan selanjutnya kami memberikan apresiasi kepada Kapolda Palus Waterpau saat Itu dan panglima TNI dan kapolres mimika dan Kaba hops Timika atas menangani masalah waktu konflik terjadi.
dan kita ketahui bahwa namanya gereja Gidi adalah gereja yang di benci oleh denominasi gereja lain,di benci dari Jakarta, manado,makasar,jawa, jayapura bahkan dari seluruh papua tetapi Tuhan selalu di pihak orang yang benar maka kami tetap tekun dan berbakti di gereja kita sebagai tempat beribadah. akhir kata dari kami tim bahwa warga di tempat tetap kembali ke kediaman dan lakukan aktivitas seperti biasa ketika hal lain yang terjadi maka, saya pesan juga kepada kepolisian agar melihat complex ini dengan serius.

Kesempatan berikut oleh selaku Kapolres Mimika. AKPB. Victor makbon menyampaikan
saya sebagai kapolres mimika namun s
aya juga baru di tempati di kabupaten Mimika namun, saya pernah dengar kabar tentang Kasus di complex ini dan kali ini secara langsung saya melihat dengan mata kepala

Kapolres Mimika AKPB.Victor Makbon.
sendiri atas pembakaran dan kondisi rill di tempat ini tetapi di kemudian hari kami akan bekerja keras agar kedepan tidak bole terjadi konflik seperti yang telah terjadi dulu. kemudian sesuai dengan permintaan tadi oleh selaku ketua pengungsi bahwa Membuka Polsek di kampung Yile yale bole saja kami lakukan hal itu namun, harus ada kesadaran dari warga di tempat seandainya kami buka tetapi kalau warga tidak ada kesadaran diri berarti sama saja polsek yang kita buka tidak berguna. Lebih bagus kita melahirkan kesabaran dalam gereja melalui doa dengan cara ini pasti kita akan mendapatkan kesadaran pada individu masing-masig. dan kami sebagai keamanan Negara maka kami ada untuk melayani untuk itu kami menghimbau agar melaporkan seketika ada konflik di complex ini. Sebagai kata terakhir  kepada warga ditempat agar menjaukan diri dari kegiatan yang berbentuk radikal atau beda-bedakan agama Sebab, akhir-akhir ini banyak isu yang sedang beredar maka warga jangan muda percayah. Contoh satu kasus di  jayapuran bahwa pembakaran Alkitab hal inipun belum tentu benar. Maka warga setempat agar jangan mudah percaya atas isu-isu seperti ini.

Kesan pesan terakhir disampaikan oleh selaku Kelasis gidi menyampaikan bahwa :

Kelasis Gidi
Saya sebagai selaku ketua kelasis Gidi maka secara resmi saya membuka pintu gereja pada hari ini tanggal 03 Juni 2017 maka saya mohon agar warga yang telah menghunsi di luar komplex yile yale agar semua kembali mengikuti ibadah seperti dulu. dan jangan kita merasa takut atau trauma atas konflik yang pernah terjadi tetapi mari kita satukan pikiran seperti dulu dan lakukan ibadah di tempat ini seperti biasa sebab Tuhan selalu bersama dengan  kita dan Tuhan Ketahu semua persoalan yang kita alami saat ini maka marilah kita bersatu untuk berbakti di complex ini seperti duluh akhir dari pesan ia melakukan doa pemberkatan  sekaligus doa makan.



Akhirnya Rangkaian Ibadah tersebut berakhir dengan aman dan terkendali dibawah naungan Tuhan Allah pada jam 4: 38. Wpb dan selanjutnya masuk dalam acara makan bersama lalu pulang ke kediaman maasing-masing.

By. Admin.

Berikut Foto-Foto






















WARGA PENGHUNI PERANG SUKU DANI VS DAMAL DI KAMPUNG YILE YALE TIMIKA MELAKUKAN IBADAH SYUKURAN BERSAMA HARI INI 03 JUNI 2017 UNTUK KEMBALI KE RUMAH MASING-MASING.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Top